
Ranger Hijau, saat ini bukannya dalam membantu melainkan kini menjadi versi gelapnya. Seorang pria sempat juga
dalam menghidupkan sosok pahlawan pada layar kaca yang ada di Jepang kini malahan dikenang
dikarenakan dari aksi dalam kriminalnya pada dunia yang nyata.
Bernama Yasutomo Ihara,yang juga bisa di katakan mantan dari para pemeran pengganti dalam serial Super Sentai Series,
waralaba ini juga bisa dikatakan sangatlah legendaris yang pada akhirnya juga telah diadaptasi untuk menjadi Power Rangers.
Ihara juga akhirnya ditangkap setelah dirinya memanfaatkan dalam keahlian dari
fisiknya untuk dalam melakukan aksi dalam pencurian secara berantai dalam membobol 43 rumah.
Pria yang dulu juga sangat dikenal lewat dalam aksi-aksi yang ekstrem yang ada pada balik kostum dari pahlawan itu juga justru
bisa mendapatkan julukan sebagai Pencuri seperti Manusia Laba-laba, di karena dalam metode
kejahatannya itu yang juga bisa di katakan gak biasa.
Dalam melancarkan dalam aksinya, Yasutomo Ihara juga memanjat ditembok dan juga tiang demi bisa dalam membobol rumah korbannya.
Pada dunia hiburan yang ada di Jepang, Ihara ini sendiri juga sebenarnya mepunyai reputasi yang sangat solid sebagai peran pegganti.
Dia juga terlibat dalam adanya sejumlah proyek yang sangatlah besar seperti dalam film Tensou Sentai Goseiger
dan juga bermain film Kamen Rider OOO, termasuk dalam menjalankan sebauh aksi kepada karakter pahlawan seperti dalam peran Green Ranger.
Sekedar informasi, pada serial dalam film Super Sentai yang juga pertama kali ini juga sempat tayang pada tahun 1975 memang
juga sangatlah terkenal dengan adanya tuntutan fisik yang bisa di katakan sangatlah ekstrem. Mulai dari adanya koreografi
seperti dalam pertarungan yang rumit, dan juga adanya adegan ketika dirinya itu jatuh dari tempat ketinggian,
sampai adanya aksi salto yang bisa di katakan sangatlah berisiko tinggi.
Para pemeran pengganti seperti Ihara adalah tulang punggung kesuksesan visual serial tersebut, meski sering luput dari sorotan publik.
Namun sayangnya, karier Ihara itu harus segera berhenti mendadak setelah dia harus mengalami cedera pada lutut yang sangatlah serius.
Tanpa adanya pemasukan yang tetap dan juga peluang kerja yang juga bisa di katakan sangatlah makin menipis,
hidupnya akhirnya perlahan-lahan akhirnya berubah arah.
Menurut dari laporan yang berasal dari kepolisian Jepang, Ihara ini nantinya akan bertanggung jawab atas dari 43 kasus dalam
pencurian rumah yang ada di berbagai wilayah. Dia juga bisa dikatakan kerap masuk kerumah orang melalui jendela
yang ada di lantai dua dengan demikian cara nya dalam memanjat sebuah dinding ataupun juga seperti fasilitas umum
yang berada pada sekitaran rumah target.
Pada tahun 2014, aparat ini akhirnya bisa untuk menangkap Ihara.Dia juga telah didakwa dalam mencuri sebuah uang tunai
dan juga beberapa barang berharga yang bisa di katakan bernilai lebih dari 8 juta Yen. Enam tahun telah berlalu,
tepatnya pada tahun 2020, akhirnya pengadilan yang ada di Jepang akhirnya menjatuhkan kepada
dirinya hukuman 5 tahun di dalam penjara kepadanya.
Laporan yang juga di dapatkan dari Tuna55 sendiri juga menyebutkan bahwa Ihara ini sebenarnya
sangat berniat dalam menggunakan hasil dalam curiannya itu untuk bisa lagi mendaftar ke sekolah dalam bidang
akting secara profesional, dengan begitu harapannya bisa untuk kembali lagi dalam meniti sebuah karier yang
ada pada industri hiburan. Sayangnya, ambisi itu untuk segera bangkit malahan harus menyeretnya
jatuh lebih dalam di karenakan kena jurang hukum.