
Viktor Gyokeres, Cuaca yang sangat buruk pada kota London yang berada pada arah utara ini sebenarnya seolah telah menjadi
dalam sebuah cerminan dalam jalannya pertandingan yang ada pada Emirates Stadium. Arsenal dan juga Liverpool
akhirnya harus mengakhiri laga tanpa adanya gol dalam duel pertandingan mereka yang juga bisa
di sebutkan minim kualitas pada serangan dari 2 tim tersebut.
Hasil yang juga telah berakhir dengan seimbang ini juga telah berpotensi untuk bisa dalam memiliki dampak
yang sangat besar dalam adanya perburuan sebuah gelar. Dua poin yang juga telah hilang bisa juga terasa sangatlah
mahal ketika pada musim dalam memasuki fase untuk penentuan pada bulan Mei yang akan datang.
Untuk Arsenal, konteks pada pertandingan ini juga sebenarnya membuat hasil ini mereka semakin sering
untuk disorot. Kesempatan yang juga untuk bisa dalam mengambil kendali secara penuh pada puncak klasemen
juga sebenarnya telah terbuka sangat lebar, namun mereka malahan gagal dalam memanfaatkannya dengan secara maksimal.
Arsenal sendiri sebenarnya telah berada dalam posisi yang bisa di katakan sangatlah ideal sebelum terjadinya kick-off.
Hasil imbang yang juga diraih saat ini pada Manchester City dan juga Aston Villa sendiri kali ini telah membuka peluang
yang besar bagi mereka untuk bisa unggul dengan perolehan delapan poin yang ada pada puncak klasemen dengan hasil kemenangan.
Namun, hasil tanpa gol ini lebih terasa sebagai peluang yang terlewat. Arsenal tidak menghadapi satu pun tembakan
tepat sasaran dari Liverpool, tetapi di sisi lain juga hampir tak memberi ancaman berarti, terutama di babak kedua.
Momen yang juga bisa di katakan baik sering datang pada akhir detik-detik sebelum berakhir dalam laga ketika pemain
Tuna55 bisa menyambut dalam sepak pojok, yang ada pada tiang jauh. Namun sayangnya sundulannya tersebut melenceng,
dan juga peluang terakhir pun itu harus sirna.
Babak yang terjadi pada babak kedua sendiri juga sebenarnya telah menjadi periode yang juga bisa di katakan cukup
mengecewakan bagi tim Arsenal. Mereka bisa di katakan juga nyaris tidak bisa dalam menekan pergerakan Liverpool,
melainkan justru mereka membiarkan pertandingan tersebut berubah untuk menjadi ajang dalam melakukan
percobaan tembakan secara jarak jauh bagi pemain yang bernama Dominik Szoboszlai.
Liverpool sendiri bisa di katakan datang dalam kondisi yang juga sebenarnya bisa di katakan sulit. Arsenal sendiri
juga memiliki pemain yang berada pada bangku cadangan yang jauh lebih kuat, dengan beberapa opsi seperti pemain
yang benama Eberechi Eze, Gabriel Jesus, dan Noni Madueke.
Liverpool juga bahkan tidak bisa dalam melakukan pergantian pemain hingga pada masa ketika adanya tambahan waktu,
itupun karena adanya cedera. Dengan situasi yang seperti ini bisa di katakan juga, kegagalan bagi Arsenal dalam mengambil inisiatif terasa semakin sangatlah mencolok.