
Banjir Jakut, Pemerintah dari jakarta yang juga pada saat ini berasal dari Kota Jakarta Utara, dalam bisa untuk tetap dalam mengoptimalkan
dalam keseluruhan yang ada pompa untuk bisa lakukan menyedot dari air banjir. Pompa ini juga pada nantinya akan segera
dikerahkan untuk bisa dalam mempercepat airnya itu agar cepat surut.
Nantinya juga kami akan terus dalam memberikan berkoordinasi dengan para Dinas Sumber Daya Air (SDA),
TNI, Polri, serta juga pengelola yang berasal dari kawasan Ancol agar cepat dikerahkan dalam
seluruh pompa yang nantinya itu ada untuk dalam upaya dalam mempercepat dalam penyedotan air,
ucap Wali Kota Jakarta Utara yang bernama Hendra Hidayat.
Pemkot Jakarta utara, Hendra menginformasikan ,dalam menyedot air yang juga bisa di katakan secara maksimal dan nantinya
seluruh pompa yang juga dimiliki oleh SDA itu nantinya dalam kondisi yang juga siaga. Pihaknya juga turut dalam berkoordinasi
dengan pihak Ancol yang juga memiliki pompa secara internal, termasuk juga dalam melakukan pembukaan dari pintu air yang
dari Marina agar dalam aliran air sungai itu juga bisa untuk segera dapat dialirkan nantinya ke lautan.
Sementara itu juga dari Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz sendiri juga mengatakan bahwa petugas dari
kepolisian juga nantinya akan disiagakan pada sejumlah ruas yang ada dijalan yang juga sema sekali tidak bisa dilalui
oleh kendaraan. Erick sendiri juga mengatakan bahwa pengendara nantinya akan diarahkan untuk dalam menggunakan
jalur sebagai alternatif agar mereka nantinya juga tidak turut memaksakan dalam melintas dan juga nantinya
menghindari dari kendaraan yang mogok yang juga itu dapat untuk memperparah dalam hal kemacetan.
Erick sendiri juga menambahkan, bahwa banjir itu juga sempat terjadi pada beberapa titik wilayah lainnya seperti dari Kelapa Gading,
Pluit, dan juga Semper Barat. Namun dari itu sebagian besar dari banjir pada wilayah tersebut juga sudah surut.
Dia juga mengatakan yang juga masih cukup dalam bisa saat ini ada juga berada pada kawasan yang juga
dari Gunung Sahari dan juga beberapa ruas tempat di daerah Kelapa Gading.
Kami juga nantinya akan terus dalam melakukan seperti pemantauan sehingga nantinya itu kondisi akan benar-benar aman.
Sebelumnya juga, BPBD yang saat ini berada pada Jakarta juga telah dalam mencatatkan sebanyaknya ada 3 RT dan juga sebenyak
18 ruas yang ada dijalan seperti Jakarta Utara sempat terendam oleh banjir hingga Minggu siang.
Hingga pada pukul 11.00 WIB, sebanyak 4 RT dan juga 18 ruas yang ada dijalan sudah terendam oleh air dengan volume
ketinggian air yang juga bervariasi, ucap Kepala Pusat Data dan juga Informasi dalam Kebencanaan dari BPBD
yang juga berada pada Provinsi DKI Jakarta,yang bernama Mohamad Yohan.
Dia juga mengatakan bahwa ada satu RT yang juga berada pada Kelurahan Ancol ini telah terendam oleh banjir dengan
adanya ketinggian hingga 25 sentimeter (cm) dan juga ada 2 RT yang ada pada Kelurahan yang di daerah Pademangan Barat
turut dalam terendam banjir dengan volume air dengan ketinggian 30 cm. Kemudian juga ada satu RT yang juga
berada pada Kelurahan dari Kapuk Muara yang juga terendam banjir dengan ketinggian air hingga mencapai 30 cm.
Banjir ini sebenarnya dipicu oleh curah air hujan yang cukuplah tinggi,Ungkapnya.
Selain itu juga, sebnayak 18 ruas jalanan yang juga terendam banjir yang ada pada Jakarta Utara dan juga yang tertinggi
itu berada di Jalan yang ada di Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Cilincing, dengan adanya ketinggian air yang
juga saat ini telah mencapai hingga 100 cm dan juga diikuti dari Jalan Karang Bolong Raya, Ancol, yang juga setinggi hingga70 cm.
Pada Kecamatan Cilincing, sejumlah dari ruas jalan juga saat ini telah terendam oleh banjir, mulai dari Jalan Cakung -Cilincing
sudah setinggi 20 cm, Jalan yang ada di Kalibaru Barat malahan 30 cm, Jalan Raya Cilincing yang ada di Kalibaru 20 cm,
dan juga Jalan Babel TNI yang ada di Rorotan mencapai 40 cm.
Sementara itu juga dari Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang dari Jakarta Utara, bernama Heria Suwandi juga
menyatakan bahwa pihaknya itu sendiri telah dalam mengerahkan sebanyak adanya 50 stasiun untuk pompa yang juga
Tuna55 telah tersebar di 17 sebanyak rumah pompa dan juga nantinya seluruhnya itu dapat beroperasi secara penuh.
Selain itu juga, sebanyaknya ada 16 unit dalam pompa portabel (mobile) yang juga telah
dikerahkan untuk bisa dalam mempercepat dalam penurunan genangan air banjir tersebut.