
Pemerintah yang jugaq melalui dari Kementerian Pekerjaan Umum saat ini telah menyiapkan anggaran yang cukup
sebesar hingga Rp 667 Miliar yang nantinya dapat digunakan untuk bisa memulihkan ataupun juga dalam memperbaiki
Jalan yang ada pada Malalak pada Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang juga semapt terputus akibat dari bencana alam
pada akhir November 2025 kemarin. Anggota yang dari DPR RI bernama Andre Rosiade itu juga telah menyampaikan
bahwa dalam anggarannya tersebut juga saat ini telah dialokasikan selama dua tahun anggaran.
Total yang nanti akan di terima itu mencapai Rp 667 Miliar yang juga disiapkan untuk dalam pengerjaan di Jalan Malalak
yang juga tahun anggarannya tersebut tahun 2026-2027, ucap Andre.
Untuk pada tahun 2026, para pemerintah juga harusnya terlebih dahulu bisa dalam menganggarkan dana sampai Rp 370 miliar,
sementara itu juga sisa dalam anggaran akan juga dialokasikan pada tahun 2027.
Pemulihan yang juga berada pada Jalan Malalak ini sendiri juga bisa dinilai sangatlah penting dikarenakan
menjadi dalam penghubung dalam sejumlah kabupaten dan juga kota yang ada pada Ranah Minang,kata andre.
Lanjut dia, dalam beberapa tahun terakhir ini yang ada di Jalan Malalak yang juga telah dibangun oleh masa dari Gubernur bernama G
amawan Fauzi ini telah berfungsi sebagai dari jalur utama dalam arus mudik yang untuk Idul Fitri, selain itu juga menjadi jalur Padang-Bukittinggi.
Andre Rosiade sendiri juga menjelaskan,bahwa para pemerintah pusat saat ini telah dalam mengambil alih dalam pengerjaan
yang juga di Jalan Malalak yang sebelumnya itu juga adalah merupakan dalam kewenangan dari pemerintah provinsi.
Pengambil dalam alihan tersebut juga telah dilakukan karena dalam besarnnya kebutuhan dalam anggaran
dalam pemulihan jalan yang juga rusak akibat dari bencana tersebut.
Presiden Prabowo yang juga melalui dari Kementerian PU telah mengambil alih dalam pengerjaan pada jalan ini agar
nantinya bisa secepatnya kembali diakses oleh masyarakat.
Pemerintah saat ini juga telah menargetkan untuk Jalan Malalak ini sendiri saat ini sudah dapat untuk dilalui pada bulan Desember 2026,
meskipun belum sepenuhnya selesai, Andre juga menyebutkan masih terdapat beberapa ruas jalan yang juga
masih membutuhkan dalam penanganan lanjutan terutama itu dari kilometer 78 hingga ke kilometer 83.
Khusus kilometer 78 sampai kilometer 83 itu akan kita selesaikan pada 2027, Terang Andre.
Selain dalam pemulihan jalan, Andre sendiri juga saat ini telah menyampaikan juga bahwa dari pemerintah pusat ini sendiri
juga telah dalam menyiapkan beberapa anggaran hingga 18,3 Triliun untuk bisa dalam menangani dalam
dampak terjadinya kerusakan diakibatakan dalam bencana yang juga berada pada Provinsi Sumatera Barat.
Dana tersebut nantinya juga akan dialokasikan untuk bisa dalam kegiatan untuk rehabilitasi dan juga rekontruksi,
serta dalam pembangunan dan juga perbaikan.
Anggaran tersebut juga nantinya akan diberikan kepada Kementerian PU untuk mengalokasikan anggaran hingga sebesar Rp13,5 triliun.
Sementara itu nantinya sisanya juga akan dialokasikan ke Kementerian dari Pertanian, Badan Nasional Tuna55 juga
Penanggulangan Bencana serta juga Kementerian Perumahan dan juga Kawasan para Permukiman.