Manchester United terbilang agresif di bursa transfer musim panas setelah mengucurkan dana lebih dari 200 juta poundsterling untuk merekrut lima pemain anyar, yakni Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, Benjamin Sesko, Senne Lammens, dan Diego Leon. Investasi besar itu mencerminkan fokus Setan Merah untuk memperbaiki produktivitas lini depan yang sebelumnya menjadi sorotan.
Langkah tersebut diambil setelah Manchester United tercatat sebagai salah satu dari empat tim Liga Inggris dengan torehan gol terendah. Kini, seiring mulai membaiknya performa sektor serang, perhatian manajemen beralih ke lini tengah. Klub disebut-sebut menargetkan setidaknya satu gelandang baru pada jendela transfer musim panas mendatang.
Reporter Sky Sports, Rob Dorsett, mengungkap alasan mengapa Manchester United tidak terlalu aktif memburu gelandang pada bursa Januari. Menurutnya, klub menilai Januari bukan waktu ideal untuk mendapatkan target utama tanpa membayar harga yang terlalu mahal.
“Lini tengah menjadi area yang kemungkinan besar akan menyedot sebagian besar anggaran Manchester United pada musim panas. Jika target utama tersedia di Januari dengan harga wajar, tentu akan diambil. Namun, biasanya klub harus membayar premi tinggi di periode tersebut,” jelas Dorsett.
Ia menambahkan bahwa banyak klub memilih bersabar karena transfer pemain bintang di bulan Januari, kecuali yang kontraknya segera habis, hampir selalu memerlukan biaya ekstra.
Daftar Incaran Gelandang
Manchester United diketahui memantau sejumlah nama untuk memperkuat sektor tengah. Beberapa di antaranya adalah Carlos Baleba (Brighton), Elliot Anderson (Nottingham Forest), Adam Wharton, hingga Joao Gomes (Wolves). Dengan banyaknya opsi yang tersedia, bukan tidak mungkin Setan Merah akan mendatangkan dua gelandang sekaligus.
Pendekatan transfer klub disebut sangat berbasis data. “Setiap periode transfer, mereka menentukan prioritas tim. Musim panas lalu fokusnya menambah gol, itulah sebabnya mereka berani menghabiskan dana besar untuk pemain depan,” lanjut Dorsett.
Valverde Tetap Menolak
Namun, salah satu target yang dipastikan sulit direkrut adalah bintang Real Madrid, Federico Valverde. Gelandang internasional Uruguay tersebut dikabarkan tidak tertarik menerima pinangan Manchester United.
Valverde disebut-sebut tengah berada dalam fase penting kariernya dan ingin bermain di klub dengan stabilitas institusional yang kuat serta peluang nyata bersaing memperebutkan semua gelar. Faktor inilah yang membuat tawaran dari Old Trafford dianggap kurang menarik baginya.
Meski demikian, rumor kepindahan sempat mencuat setelah agen Valverde dilaporkan dua kali bertemu dengan pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, dalam kurun tiga pekan terakhir. Pertemuan itu memicu spekulasi bahwa pintu negosiasi masih terbuka.
Di sisi lain, Real Madrid dikabarkan hanya bersedia melepas Valverde dengan nilai mendekati 100 juta euro. Angka tersebut sebenarnya bukan masalah besar bagi Manchester United, namun sikap sang pemain yang memilih bertahan membuat transfer ini tampak sulit terwujud.
Dengan situasi tersebut, Manchester United kemungkinan akan mengalihkan fokus ke target lain demi memperkuat lini tengah pada musim panas nanti. Tuna55