
Jakarta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, DKI Jakarta saat ini telah mengimbau kepada warga yang saat ini telah tinggal
pada sembilan wilayah yang ada di bantaran pada Sungai Angke untuk segera meningkatkan dan juga
kewaspadaan terhadap adanya potensi dalam luapan air yang juga dalam beberapa jam ke depannya.
Karena, berdasarkan dari pos dalam pantau yang ada di Angke Hulu itu sudah naik ke status dimana harus
Waspada ataupun bisa di katakan Siaga 3 yang juga pada hari Kamis pagi itu juga diakibatkan
di karenakan hujan yang juga telah mengguyur wilayah Jakarta.
Antisipasinya tersebut juga kurang lebih 3 jam nanti ke depan air itu juga akan sampai ke Pintu Air yang ada di Cengkareng Drain.
Pasalnya, berdasarkan dari data dan juga Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta,
tinggi pada muka air yang ada pada Pos dalam Pantauan yang ada pada Angke Hulu
ini juga tercatat sudah 40 cm sejak pukul 07.01 WIB ataupun juga masih Gerimis (Normal/Siaga 4).
Namun, setelahnya berselang satu jam terssebut, pada pukul 08.01 WIB,
TMA kembali lagi meningkat menjadi tinggi 155 cm, sehingga juga status telah dinaikkan dan saat ini menjadi Waspada.
tentang adanya sembilan wilayah yang juga telah untuk segera dihimbaukan agar segera untuk waspada yaitu
daerah yang meliputi seperti Kembangan Utara, Kapuk Muara, Kamal Muara , Kembangan Selatan,
Cengkareng Timur, Kedaung Kali Angke,Kapuk, Duri Kosambi, dan Rawa Buaya.
Sebagai dari langkah pencegahan, BPBD DKI yang juga berada di Jakarta sendiri saat ini juga telah dalam melakukan dan
juga penyebaran secara informasi dimana juga melalui media sosial Tuna55, sistem peringatan saat ini, serta juga beberapa
pemberitahuan secara langsung kepada para camat dan juga lurah yang juga berada pada wilayah terdampak.
BPBD DKI Jakarta sendiri juga saat ini telah dalam mengimbau kepada masyarakat, khususnya lagi yang saat ini bermukim
pada bantaran sungai, juga terus dalam memantau untuk perkembangan dan juga informasi dan nantinya bisa dengan segera
menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 apabila nantinya terjadi pada saat kondisi sedang darurat.