You are currently viewing Harga Pangan Pada Hari Ini 7 Februari 2026: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp 72.500 per Kg

Harga Pangan Pada Hari Ini 7 Februari 2026: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp 72.500 per Kg

Harga sejumlah komoditas pangan kembali menjadi perhatian masyarakat pada Sabtu, 7 Februari 2026. Salah satu yang paling mencolok adalah cabai rawit merah yang tercatat menyentuh angka Rp 72.500 per kilogram. Kenaikan harga ini menambah beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang menjadikan cabai sebagai bahan utama dalam masakan sehari-hari.

Lonjakan harga cabai rawit merah bukan fenomena baru. Komoditas ini memang dikenal memiliki pergerakan harga yang fluktuatif dan sangat sensitif terhadap kondisi cuaca, distribusi, serta pasokan dari daerah sentra produksi.

Cabai Rawit Merah Jadi Sorotan Utama 7 Februari 2026

Cabai rawit merah kembali menjadi penyumbang utama inflasi pangan harian. Dibandingkan pekan sebelumnya, harganya mengalami kenaikan cukup signifikan. Di beberapa pasar tradisional, pedagang mengaku harga dari tingkat distributor sudah tinggi sehingga terpaksa menaikkan harga jual ke konsumen.

Kondisi cuaca yang tidak menentu di sejumlah wilayah penghasil cabai menjadi salah satu penyebab utama. Curah hujan tinggi membuat hasil panen menurun, sementara permintaan pasar tetap stabil bahkan cenderung meningkat. Akibatnya, pasokan yang terbatas mendorong harga melonjak.

Harga Komoditas Pangan Lain Relatif Stabil

Selain cabai rawit merah 7 Februari 2026, harga beberapa bahan pangan pokok lainnya cenderung stabil. Beras medium dan premium masih berada pada kisaran harga normal, sementara gula pasir dan minyak goreng belum menunjukkan perubahan signifikan.

Bawang merah dan bawang putih juga relatif terkendali meskipun ada sedikit kenaikan di beberapa daerah. Stabilitas ini memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen di tengah naiknya harga cabai yang cukup tajam.

Dampak Kenaikan Harga bagi Konsumen

Kenaikan harga cabai rawit merah tentu berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah. Banyak konsumen mulai mengurangi pembelian cabai atau menggantinya dengan jenis cabai lain yang harganya lebih terjangkau.

Bagi pelaku usaha kuliner, kondisi ini juga menjadi tantangan tersendiri. Beberapa pedagang makanan terpaksa menyesuaikan porsi atau sedikit menaikkan harga jual agar tetap menutup biaya produksi.

Upaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Untuk menjaga stabilitas harga pangan, diperlukan langkah konkret dari berbagai pihak. Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat distribusi antarwilayah agar pasokan dari daerah surplus bisa menutup kekurangan di wilayah lain.

Selain itu, penguatan data stok dan panen juga penting agar langkah antisipasi bisa dilakukan lebih cepat. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan agar tidak memperparah lonjakan harga di pasar.

Harapan Harga Segera Terkendali

Dengan perbaikan cuaca dan masuknya masa panen di beberapa daerah sentra, harga cabai rawit merah diharapkan dapat kembali turun dalam waktu dekat. Stabilitas harga pangan sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat Tuna55 dan mengendalikan laju inflasi.

Pantauan harga secara rutin dan kerja sama antara petani, distributor, serta pemerintah menjadi kunci agar gejolak harga pangan seperti yang terjadi hari ini dapat diminimalkan ke depannya.

Leave a Reply