You are currently viewing IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini Jumat 6 Februari 2026

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini Jumat 6 Februari 2026

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini Jumat 6 Februari 2026 – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

berpeluang kembali menguat pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. Secara teknikal,

indeks diproyeksikan bergerak untuk menguji area 8.328 hingga 8.527, meski risiko koreksi jangka pendek masih perlu diwaspadai.

Peluang IHSG Menguat di Tengah Volatilitas Pasar

Pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, IHSG tercatat melemah 0,53% dan berakhir di level 8.103.

Tekanan jual terlihat cukup dominan, menandakan pasar masih berada dalam fase fluktuatif.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan bahwa pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam bagian wave [x],

sehingga peluang penguatan tetap terbuka.

“Meski ada peluang menguji area 8.328–8.527, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi di kisaran 7.094–8.095,”

ungkap Herditya dalam risetnya.

Ia menambahkan, pada perdagangan Jumat, IHSG diperkirakan memiliki level support di 7.854 dan 7.654, serta level resistance di 8.181 dan 8.318.

Sementara itu, riset dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas menilai IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas,

dengan rentang support dan resistance di kisaran 7.800–8.320.

Rekomendasi Saham Hari Ini Pilihan untuk Perdagangan Jumat

Dalam rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas menjagokan saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP),

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Sementara itu, Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas merekomendasikan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN),

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).

Berikut ringkasan rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

BREN – Buy on Weakness
Harga terakhir: 8.250 (+0,61%)
Area beli: 7.975–8.200
Target: 8.600 dan 9.125
Stoploss: di bawah 7.800

CMRY – Spec Buy
Harga terakhir: 5.525 (+2,31%)
Area beli: 5.450–5.525
Target: 5.625 dan 5.725
Stoploss: di bawah 5.375

INDY – Buy on Weakness
Harga terakhir: 3.340 (-0,30%)
Area beli: 3.170–3.290
Target: 3.570 dan 3.820
Stoploss: di bawah 3.070

KRAS – Buy on Weakness
Harga terakhir: 340 (+1,80%)
Area beli: 324–336
Target: 372 dan 400
Stoploss: di bawah 308

Pada perdagangan Kamis sebelumnya, IHSG sempat bergerak di kisaran 8.214,46 (tertinggi) dan 8.102,78 (terendah).

Sebanyak 349 saham melemah, 299 saham menguat, dan 172 saham stagnan.

Total frekuensi transaksi tercatat sekitar 2,54 juta kali, dengan volume perdagangan 36 miliar saham dan nilai transaksi

mencapai Rp20,1 triliun. Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp16.825.

Mayoritas sektor saham ditutup di zona merah. Sektor industri mencatat koreksi terdalam sebesar 1,35%,

diikuti sektor infrastruktur 1,23%, energi 1,20%, teknologi 1,19%, serta sektor siklikal dan basic yang turut melemah.

Satu-satunya sektor yang menguat adalah consumer nonsiklikal, yang naik 0,79%.

Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen global,

pergerakan nilai tukar rupiah, serta respons pasar Tuna55 terhadap data ekonomi domestik dan internasional.

Leave a Reply