Real Madrid dan Bayern Munchen dikabarkan tengah bersiap terlibat persaingan ketat untuk merekrut satu pemain dari Manchester United.
Kedua klub raksasa Eropa tersebut disebut telah menjalin komunikasi resmi dengan pihak Setan Merah guna membahas kemungkinan transfer salah satu pemain andalan mereka.
Sejauh ini, bursa transfer Januari berjalan relatif sepi bagi Madrid maupun Bayern. Meskipun kerap dikaitkan dengan sejumlah nama, kedua klub belum juga menuntaskan perekrutan pemain baru di jendela transfer musim dingin.
Madrid sebelumnya santer dihubungkan dengan tawaran besar untuk bek tengah Tottenham Hotspur, Cristian Romero. Sementara itu, Bayern Munchen yang kini dilatih Vincent Kompany disebut tengah mempertimbangkan langkah untuk mendatangkan bek muda Chelsea, Josh Acheampong.
Namun, dengan jendela transfer Januari yang tinggal menyisakan beberapa hari, peluang terwujudnya dua transfer tersebut dinilai semakin menipis.
Meski demikian, laporan terbaru menyebut fokus Madrid dan Bayern justru mulai diarahkan ke bursa transfer musim panas.
Minat Serius dari Dua Raksasa
Menurut jurnalis Ekrem Konur, Real Madrid dan Bayern Munchen sama-sama tertarik untuk memboyong bek kanan Manchester United, Diogo Dalot.
Keduanya dilaporkan telah mengajukan pendekatan formal kepada pihak MU guna menanyakan status bek tim nasional Portugal tersebut, yang performanya belakangan menuai banyak pujian.
Di kubu Madrid, muncul rasa kurang puas terhadap kondisi salah satu rekrutan musim panas mereka, Trent Alexander-Arnold. Eks pemain Liverpool itu belum mampu menunjukkan performa terbaiknya di musim debut bersama Los Blancos karena kerap terganggu cedera.
Situasi tersebut membuat tim perekrutan Madrid mulai memantau Dalot secara serius, dengan keyakinan bahwa sang pemain bisa menjadi solusi jangka panjang di sektor bek kanan.
Sementara itu, Bayern Munchen juga tengah menghadapi krisis pemain di posisi yang sama. Cedera yang dialami Josip Stanisic dan Konrad Laimer membuat opsi bek kanan menipis, sementara Sacha Boey disebut tak lagi masuk rencana utama dan kuat dikaitkan dengan pintu keluar.
Dalam kondisi tersebut, Bayern turut menghubungi Manchester United untuk menjajaki peluang mendatangkan Dalot.
Diogo Dalot Teguh Bertahan
Meski diminati dua klub elite Eropa, Dalot disebut tidak tergoda untuk hengkang. Bek berusia 25 tahun itu dikabarkan memilih bertahan di Old Trafford dan telah menolak pendekatan yang masuk.
Dalot diyakini masih percaya penuh terhadap proyek jangka panjang yang tengah dibangun Manchester United.
Ia bergabung dengan United dari FC Porto pada 2018. Meski sempat mengalami pasang surut, performanya dalam beberapa musim terakhir mendapat banyak apresiasi, termasuk dari legenda klub, Gary Neville.
Neville bahkan menilai akan menjadi kesalahan besar jika Manchester United memutuskan untuk melepas Dalot.
Pemain lain yang ingin saya soroti adalah Diogo Dalot, ujar Neville dalam podcast Sky Sports setelah kemenangan United 3-2 atas Arsenal.
Dia sering mendapat kritik berlebihan dari sebagian pendukung. Padahal, menurut saya, ada bek yang cukup solid di sana, tambahnya.
Nilai Plus Dalot
Neville menilai Dalot memiliki sejumlah kualitas penting yang kerap luput dari perhatian.
Terkadang dia terlalu bersemangat, tetapi dia kuat dalam duel udara, atletis, cukup nyaman menguasai bola, dan mampu menjaga area tiang jauh. Saya tidak mengatakan dia bek kelas dunia, tapi banyak hal yang dia lakukan dengan baik dan mungkin hanya perlu bermain lebih sederhana, jelas Neville.
Ia juga menyoroti peningkatan agresivitas Dalot dalam bertahan.
Dia mulai lebih berani keluar menekan lawan lalu cepat kembali ke posisinya. Secara keseluruhan, lini belakang mulai menunjukkan kerja sama yang baik dalam dua pertandingan terakhir, tuturnya.
Neville pun menutup dengan penilaian konsisten terhadap sang bek.
Menurut saya, Dalot adalah tipe pemain yang bisa memberikan performa stabil, sekitar tujuh dari sepuluh, hampir setiap pekan, pungkasnya. Tuna55