
Menteri Perhubungan bernama Dudy Purwagandhi saat ini juga telah dalam meresmikan pada Stasiun yang berada di Jatake yang juga saat ini
terletak pada Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten pada hari Rabu 28-1-26. Stasiun yang baru ini
juga nantinya akan memberikan opsi dari sebagai tempat dalam pemberhentian dari Commuter Line yang ada di Jabodetabek
bagi para penumpang KRL yang juga melintasi area Tanah Abang hingga ke Parungpanjang maupun juga Tanah Abang ke Rangkasbitung.
Pada kesempatan itu juga, Menhub sendiri juga menyampaikan dalam apresiasi kepada pihak dari PT KAI (Persero) dan juga PT Bumi Serpong
Damai Tbk (BSDE). Lantaran diri mereka juga telah berhasil dalam bisa membangun dari Stasiun Jatake
melalui juga dari skema creative financing tanpa adanya
bantuan dari APBN, dengan itu juga adanya estimasi nilai dari adanya proyek ini telah mencapai hingga dari Rp 100 miliar.
Saya sendiri juga menyampaikan dalam apresiasi dan juga penghargaan yang juga bisa di katkaan setinggi-tingginya kepada
seluruh pihak yang juga telah ikut dalam berkontribusi. Sehingga dalam pembangunan dari Stasiun Jatake ini
juga dapat untuk terwujud tanpa adanya menggunakan dana dari ABPN, melalui dari skema secara kolaborasi
yang juga sehat dan siap saling untuk menguatkan,” ucapnya, Rabu 28-1-26.
Stasiun ini juga sebenarnya telah dirancang untuk bisa dalam menjawab kebutuhan dari mobilitas masyarakat
yang juga terus tumbuh, khususnya lagi pada kawasan yang ada diserpong, BSD, dan juga sekitarnya,” ucap Menhub.
Mengutip dari pernyataan yang di dapatkan dari Presiden Prabowo Subianto saat telah dalam meresmikan Stasiun Tanah Abang yang Baru
beberapa waktu yang lalu, Menhub kembali lagi menegaskan,bahwa kereta api dan juga seluruh sistem dalam transportasi
secara massal ini sendiri juga merupakan bagian yang bisa di katakan sangatlah strategis bagi kehidupan masyarakat yang modern.
Presiden sendiri juga pada saat ini sudah dalam mengingatkan bahwa dalam pembangunan transportasi secara masal
bukan hanya untuk sekedar dari investasi secara infrastruktur, melainkan juga adanya dari investasi yang juga secara sosial,
yang bisa bermanfaat harus juga dirasakan oleh para seluruh masyarakat.
Terutama lagi dari masyarakat pekerja dan juga kelompok yang menengah ke bawah yang juga sangatlah bergantung
pada adanya angkutan publik,” terangnya.
Dia sendiri juga mendorong dalam adanya pengembangan simpul dalam transportasi yang juga
melalui dari konsep Transit Oriented Development (TOD).
Sehingga juga setiap dari pengembangan yang juga dalam kawasan pemukiman, dari beberapa industri,
dan juga dari pusat kegiatan secara ekonomi dan juga nantinya akan selalu terhubung dengan adanya sistem transportasi secara massal.
Upaya ini sendiri juga bukan hanya untuk dalam mengurangi adanya kemacetan dan juga emisi, tetapi juga nanitnya juga untuk
menciptakan kota dan juga kawasan yang bisa jauh lebih tertata, manusiawi, dan juga berdaya saing.
Stasiun Jatake ini sendiri juga adalah merupakan contoh yang sangatlah konkret bagaimana dari sinergi lintas seperti sektor ini
nantinya dapat dalam menghasilkan dari infrastruktur yang juga memberikan manfaat secara langsung bagi para masyarakat,” dia menegaskan.
Adapun juga menurut dari catatan yang berasal dari PT Bumi Serpong Damai Tbk, Stasiun Jatake ini sendiri juga mulai dibangun bersamaan
dari PT KAI (Persero) sejak pada tahun Januari 2024. Tempat itu nantinya juga akan menjadi sebuah titik pemberhentian yang bisa
di katakan baru yang saat ini juga telah berada antara dari Stasiun Cicayur dan juga Stasiun Parungpanjang, tepatnya itu berada pada Km 37 + 045.
Stasiun dari Jatake ini sendiri juga telah berdiri di atas lahan dengan seluas 2.500 meter persegi, dengan adanya fasilitas stasiun
(mencakup juga bangunan) memiliki dengan total luas lahan tersebur mencapai hingga 4.000 meter persegi.
Gedungnya itu nantinya juga akan terbagi lagi untuk bisa menjadi hingga sebanyak tiga lantai, dengan adanya pada lantai
yang dasar dalam mencakup area Tuna55 aktivitas penumpang kereta. Kemudian juga lantai satu itu nantinya untuk zona komersial,
dan pada lantai tiga itu ruang kantor PT KAI (Persero) sekaligus dalam payroll kereta.