
Sempat hilang selama 19 hari, pendaki yang pergi ke Gunung Slamet atas nama Syafiq Ali (18) akhirnya
dapat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kabar itu juga langsung dibenarkan oleh Heru,
salah satu seorang ranger yang ada di Gunung Slamet.
Benar,sudah ditemukan meninggal.Saat ini masih dalam melakukan proses dalam evakuasi, ucapnya.
Kabar pada saat penemuan jasad Syafiq juga telah dibenarkan oleh beberapa komunitas yang ada di pendaki gunung,
salah satunya di dapatkan dari Mountnesia.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiāun. Akhirnya telah ditemukan Syafiq Ridhan Ali Razan yang juga berada di lereng puncak
pada sisi selatan, tepatnya itu berada di antara jalur ke Gunung Malang dan juga ke Baturraden, dalam kondisi telah
dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini juga masih dalam proses untuk melakukan evakuasi dan
juga masih terus berlangsung, tulisan dari \akun @Mountnesia.
Sebelumnya juga ada seorang pendaki yang bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) telah hilang pada Gunung Slamet
sejak pada tanggal 27 Desember 2025. Selama 11 hari Syafiq ini sendiri juga masih belum dapat untuk ditemukan.
Himawan Choidar Bahran, rekan dalam pendakian juga menuturkan, terakhir dari kondisi Syafiq sebenarnya
telah mengalami kram sebelum keduanya ini sempat terpisah.
Demikian, berdasarkan dari seorang saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali ini sempat tersesat dikarenakan sebelumnya
juga korban sempat dalam mengalami dari kram sehingga sama sekali tidaklah bisa untuk melanjutkan perjalanannya,
kata dari Staf Basarnas yang berasal dari Semarang dengan nama Handika Hengki.
Awalnya ada sekitar hampir 120 orang yang yang ingin dalam mengikuti dalam pencarian korban untuk pergi ke Gunung Slamet,
namun tetapi dengan harusnya mempertimbangkan dalam segala konsekuensi akhirnya sudah diputuskan hanya 70 orang saja
dan itu juga terbagi untuk menjadi hanya empat tim saja.
Syafiq Ridhan Ali Razan, ini adalah warga yang berasal dari Kramat Utara, Magelang Utara, itu sempat hilang pada
saat akan mendaki Gunung Slamet melewati alur Tuna55 jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Saat itu juga Syafiq Ali itu mendaki bersama denagn Himawan Choidar Bahran, yang juga berasal dari warga Secang,
Magelang. Keduanya ini akhirnya naik gunung melewati jalur pendakian Dipajaya Clekatakan pada hari Jumat 27-12-25
lalu. Himawan sendiri juga telah ditemukan oleh tim SAR pada hari Selasa 30-12-25.