You are currently viewing Anggaran Makan Daerah Ini Tembus Rp1 Miliar per Hari

Anggaran Makan Daerah Ini Tembus Rp1 Miliar per Hari

anggaran makan bisa habiskan 1 miliar perhari

Anggaran Makan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat ini tengah dalam melakukan dengan cara pemantauan

terhadap ke beberapa daerah-daerah yang ada dan juga bisa di katakan sangatlah boros belanja. Dalam pantauan

ini juga telah dilakukan untuk bisa memastikan dalam belanja apa yang telah dilakukan untuk daerah agar bisa

berkualitas agar nantinya bisa berdampak kepada pertumbuhan di sektor ekonomi.

Tito sendiri juga mengatakan bahwa ada anggaran yang dinilai sangatlah boros nantinya akan harus segera dipangkas.

Dia juga mengungkap bawah pernah adanya alokasi dalam anggaran kepada pihak daerah hanya di karenakan hanya

makanan dan juga minuman saja sudah bisa mencapai dengan nilai rupaih sebesar 1 miliar per hari.

Kami sendiri juga sudah melakukan dari review tentang APBD yang mereka gunakan . Kita juga nantinya akan lihat

mana yang nantinya kira-kira sangatlah boros, masa ada acara makan dan juga minuman pada satu daerah terlebih dahulu,

itu juga masa satu hari bisa menghabiskan anggaran hingga Rp 1 miliar, ini kan sangatlah keterlaluan.

Ucapnya secara spotan (Langsung) saja potong, jadi kita bisa lebih hematkan, ucap Tito pada acara yang juga menjadi Semangat

pada Tahun Baru 2026.

Tito sendiri juga telah menjelaskan bahwa dalam APBD setelah ditingkatkan dalam provinsi ini sendiri memang telah direview

oleh adanya Kementerian yang ada di Dalam Negeri. Sedangkan untuk untuk tingkat yang berada dikabupaten ataupun kota

nantinya akan dilakukan oleh masing-masing gubernur dengan cara memberikan kisi-kisi dari

beberapa instansinya untuk bisa dalam menghemat ketika sedang belanja.

Tito sendiri juga telah memberikan pesan untuk kepala yang ada di daerah agar bisa dalam menghemat ketika melakukan belanja

dan juga dapat dalam manfaatkan dari transfer yang di dapatkan dari pusat untuk bisa dalam belanja yang tentunya berkualitas.

Janganlah sampai dalam mengalokasikan pada anggaran yang besar dengan nilai yang juga telah dilebih-lebihkan,

terutama lagi untuk bisa dalam memberikan kegiatan yangjuga tidaklah perlu seperti adanya rapat hingga dalam perjalanan seperti dinas.

Belanja dari uang pemerintah harusnya itu dihemat dan juga dapat belanja yang juga dari pusat ini bisa untuk tepat sasaran,

janganlah malahan dilebih-lebihkan. Rapat juga kalau bisa lewat zoom meeting saja lah, nggak perlu sampai di hotel.

Apalagi lagi rapat ini hanya sekali dibikinnya hingga 10 kali, perjalanan dair dinasnya juga sebenarnya harusnya hanya

tiga kali cukup ini malahan dibuat hingga delapan kali. Itu juga harusnya bisa dihemat untuk belanjanya,dengan tegas Tito berbicara.

Berdasarkan dari data yang juga datang dari Kementerian Dalam Negeri, saat ini juga sebanyak 90% ataupun 493

di daerah masih juga memiliki kapasitas dan fiskal yang sangatlah lemah. Hanya ada 26 daerah ataupun bisa di katakan

hanya 5% yang juga kapasitas fiskalnya itu bisa di katakan kuat dan sisanya 27 daerah ataupun 5% dengan adanya kapasitas fiskal yang sedang.

Hal itu juga di dasarkan dari data juga kapasitas dalam fiskal Anggaran tahun 2025 dari sebanyak 546 daerah

yang juga telah terdiri dari adanya 38 provinsi,hingga 415 kabupaten dan juga 93 kota. Kapasitas fiskal Tuna55 yang juga

sangatlah kuat bisa ditandai dengan adanya Pendapatan yang Asli Daerah jauh lebih tinggi dari adanya pendapatan

yang masuk dari transfer pusat, sementara itu juga kapasitas fiskal sangatlah lemah yakni jika pendapatan daerahnya

itu hanya bergantung dari pendapatan yang ditransferkan dari pusat.

Leave a Reply